pentingnya melakukan monitoring pada bisnis anda

Pentingnya Melakukan Monitoring Di era yang modern ini monitoring sudah menjadi aktivitas wajib yang harus selalu dikerjakan. Hasil monitoring sangat menentukan arah perkembangan bisnis yang Anda jalankan. Ini lah mengapa monitoring bisnis harus dilakukan secara berkala dan terus menerus. Tanpa monitoring, Anda tidak pernah tahu tren apa yang bakal terjadi pada dunia bisnis dan yang mempengaruhi performa bisnis Anda.

Apa pun bisnis yang Anda jalankan, baik berskala besar atau di level UKM sekalipun, membaca data dari hasil monitoring memudahkan Anda untuk melakukan kebijakan strategis yang mendukung keberhasilan bisnis. Dari hasil monitoring, Anda juga bisa mengevaluasi strategi yang sudah berjalan, sehingga Anda dapat mengambil keputusan tentang apa saja yang dipertahankan, strategi apa yang harus ditingkatkan bahkan mana saja yang harus ditinggalkan karena tidak menghasilkan keuntungan.

Manfaat Monitoring Untuk Bisnis

Agar lebih memahami keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari monitoring, mari kita bahas lebih jauh tentang manfaat apa yang terjadi ketika Anda rutin melakukan monitoring bisnis. Berikut merupakan manfaat monitoring pada bisnis Anda, antara lain:

  • Memantau Performa Bisnis

Sejauh mana performa bisnis yang Anda jalankan? Apa kah sudah sesuai target? Bagaimana keuntungannya? Nah pertanyaan semacam ini hanya bisa Anda jawab setelah melakukan monitoring secara berkala.

Saat menjalankan sebuah bisnis, Anda mungkin sudah menetapkan berbagai strategi efektif untuk meningkatkan performa bisnis Anda. Namun, apakah strategi itu sudah berpengaruh pada keberlangsungan bisnis Anda? Hal ini tergantung dari sejauh mana kemampuan Anda untuk melacak perkambangan yang terjadi lewat sistem monitoring bisnis.

  • Merespon Tren Bisnis Yang Berkembang

Salah satu keuntungan dari monitoring bisnis adalah, Anda akan lebih mudah merespon tren yang sedang berkembang dalam dunia usaha. Misalnya seperti yang terjadi sekarang, saat seluruh dunia termasuk Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19.

Terjadi kebijakan tertentu yang sangat berpengaruh pada dunia usaha. Contohnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. Kebijakan ini tentu sangat mempengaruhi perkembangan usaha, dunia investasi dan pola transaksi. 

Bisnis Anda tentu harus menyesuaikan diri dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Melalui monitoring yang Anda rancang, Anda lebih mudah menghadapi tren yang terjadi pada dunia usaha dan segera menemukan solusinya.

  • Mengenali Kompetitor

Jangan menganggap kompetitor sebagai musuh. Sebaliknya, melalui sistem monitoring bisnis, Anda bisa mengenal lebih jauh kompetitor. Dari kompetitor Anda akan banyak belajar tentang strategi yang mereka terapkan, siapa audiens mereka, kenapa produk mereka disukai dan sebagianya.

Anda bisa mempelajari bisnis kompetitor dengan cara memantau segala hal yang dilakukan mereka. Sistem monitoring bisnis yang dilakukan secara berkala dapat membantu Anda mengamati kompetitor, meniru strateginya dan memodifikasi strategi mereka dengan ciri khas bisnis Anda.

  • Menentukan Kerjasama dan Promosi

Monitoring bisnis yang baik juga bisa Anda gunakan untuk menentukan arah promosi. Hal ini termasuk jika Anda ingin mengajak pihak lain bekerjasama seperti influencer di social media atau orang yang menawarkan jasa review product profesional.

Sistem monitoring yang Anda rancang tentu sudah termasuk analisa berbagai funnel promosi yang menguntungkan, misalnya melalui iklan di berbagai platform seperti Google Ads, Instagram atu Facebook.

  • Merancang Strategi Bisnis

Manfaat utama dari menerapkan monitoring rutin adalah membantu Anda untuk merancang strategi bisnis yang lebih efektif.  Dari data yang dihimpun, Anda bisa menentukan kelebihan dan kekurangan dari bisnis Anda.

Misalnya mencari ide campaign yang lebih tertarget, menentukan metode pemasaran atau meningkatkan popularitas produk menggunakan branding yang sistematis dan terukur, sekaligus menentukan media mana yang tepat Anda manfaatkan untuk mendistribusikan strategi bisnis.

Jenis Monitoring Bisnis Yang Harus Anda Ketahui

Setelah mengetahui manfaat monitoring untuk bisnis, selanjutnya Anda juga harus mengenal jenis-jenis monitoring yang efektif digunakan untuk memantau perkembangan bisnis Anda, sebagai berikut:

  • Monitoring Melalui Berbagai Media

Sejak dulu media monitoring menjadi sarana efektif untuk menemukan berbagai tren bisnis yang berkembang. Melakukan media monitoring memang tidak semudah itu, diperlukan keahlian khusus untuk menyaring segala informasi yang beredar di berbagai media seperti sosmed, media massa online maupun offline dan berbagai forum bisnis.

Karena media di era sekarang cenderung kurang bisa diterima kebenarannya. Apalagi jika Anda mengamati informasi di sosmed, konsep freedom of expression yang diterapkan para pengguna sosmed membuat mereka lebih bebas berkomentar atau mengemukakan pendapat pada sebuah informasi.

Namun, tak bisa dipungkiri jika sosmed menjadi tempat berkumpul yang paling ramai saat ini. Menggunakan sosmed sebagai media monitoring berpotensi untuk menemukan konsumen potensial. Bagi Anda yang ingin menggunakan sosmed sebagai alat monitoring bisnis, sebaiknya pelajarilah cara membaca analitic agar mendapatkan data yang akurat untuk bisnis Anda.

  • Monitoring Bisnis Menggunakan Website

Jika diibaratkan, website adalah kantor virtual Anda. Melakukan monitoring bisnis menggunakan website menjadi salah satu cara ampuh untuk menentukan strategi marketing yang efektif. Apalagi jika Anda memasarkan produk secara online, menggunakan website merupakan cara yang paling tepat untuk menganalisa strategi marketing yang telah Anda jalankan. untuk membuat website bisa melalui Alfa Digital Solution sebagai digital agency jakarta.

Melalui website yang dikelola secara profesional, Anda akan mudah mengkoleksi berbagai data penting yang bisa Anda gunakan untuk merancang strategi bisnis di kemudian hari. Dari data itu, Anda bisa menganalisa siapa audiens Anda, kenapa mereka tertarik bisnis Anda, hingga kriteria-kriteria mendetail tentang konsumen potensial Anda.

Cara Melakukan Monitoring Bisnis Secara Digital

Memanfaatkan monitoring secara digital menjadi cara yang paling mudah dan efektif yang bisa Anda lakukan saat ini. Monitoring bisnis secara digital bisa Anda lakukan melalui berbagai alat bantu atau platform yang mudah digunakan. Berikut merupakan beberapa cara monitoring digital yang bisa Anda lakukan:

Pantau Bisnis Lewat Alexa

Cara ini hanya bisa Anda gunakan jika memiliki website bisnis yang dikelola secara profesional. Alexa menjadi salah satu metrik yang menjadi acuan untuk menganalisa performa website bisnis Anda. Dari fitur ini, Anda bisa mengetahui peringkat website Anda di antara kompetitor, melihat traffic, kata kunci yang tepat, juga memantau performa kompetitor.

Menganalisa Statistik Website

Ada banyak cara untuk melakukan monitoring statistik pada website bisnis, salah satunya menggunakan platform Google Analytics. Platform ini sangat populer digunakan oleh pemilik bisnis yang mengandalkan website sebagai media penjualan. Melalui Google Analitics Anda bisa memantau performa website berdasarkan berapa banyak audiens yang mengunjungi website Anda, dari mana sumber visitor Anda, konten atau page mana yang paling banyak dikunjungi, hingga gambaran tentang demografi audiens Anda.

Lebih spesifik lagi, Anda bahkan bisa mengetahui apakah website bisnis yang Anda miliki sudah mobile-friendly atau belum, berapa banyak visitor yang terkonversi menjadi konsumen potensial hingga teknik pemasaran yang mana yang paling banyak mengarahkan traffic ke website Anda. Agar memudahkan monitoring, berikut adalah tipe Google Aanalytics Report yang harus Anda pelajari:

  • Audience Reports

Dari data ini Anda bisa melakukan monitoring terhadap pengunjung website secara lebih rinci. Anda bisa melihat profil visitor dari data usia, jenis kelamin, keberminatan, lokasi hingga bahasa yang mereka gunakan. Anda juga bisa menganalisa perilaku audiens yang mengunjungi website termasuk perangkat apa yang mereka gunakan saat menjelajahi website bisnis Anda.

  • Acquisition Reports

Data ini bisa Anda gunakan untuk memonitor sumber traffic melalui funnel yang Anda terapkan. Dari situ Anda lebih mudah mengetahui metode mana yang menjadi sumber traffic potensial, misalnya dari sosmed atau kampanye iklan Google Ads. Data yang ditampilkan juga memudahkan Anda memantau mana traffic yang potensial dan mana yang kurang optimal.

  • Behavior Reports

Dari data ini Anda bisa mengetahui performa content pada website. Misalnya Anda bisa melihat konten apa yang paling banyak dikunjungi pada website, entry page dan exit page di website Anda, bahkan menganalisa kecepatan website bisnis yang Anda miliki.

Menggunakan Software Monitoring Penjualan

Saat ini Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai software monitoring penjualan di internet. Software sales monitoring ini dapat digunakan untuk menerapkan Key Performance Indicators (KPI) penjualan yang lebih efektif.

Biasanya, developer software monitoring penjualan telah melengkapi tools mereka dengan sales funnel yang bisa Anda modifikasi sesuai kebutuhan. Umumnya, terdapat empat tahapan sales funnel yang digunakan untuk menghasilkan penjualan, antara lain attention atau awareness, interest, decision dan action.

Cara ini bisa Anda terapkan pada strategi marketing yang Anda jalankan. Dari data yang dihasilkan, Anda bisa melacak calon pembeli potensial yang masuk dalam sales funnel yang Anda terapkan. Sehingga, Anda lebih mudah melakukan follow up kepada audiens yang tertarget.

Monitoring Performa Social Media

Di era sekarang, social media sudah menjelma menjadi mesin penghasil uang. Itu lah mengapa banyak pelaku bisnis yang mengandalkan social media sebagai media pemasarannya. Terlebih akun sosmed bisnis telah ditunjang oleh fitur monitoring berupa analytic yang bisa Anda gunakan untuk mengkoleksi data audiens.

Instagram misalnya, platform berbagai foto dan video ini memiliki fitur analytics bawaan yang sangat mudah difahami. Dari fitur itu, Anda bisa memantau performa konten yang Anda sajikan seperti berapa jumlah visitor ke akun Anda, pertambahan followers, hingga konten mana yang paling disukai oleh audiens.

Agar lebih memudahkan, Anda juga bisa menggunakan berbagai tools social media optimizer yang banyak tersedia. Beberapa tools yang paling banyak digunakan adalah Hootsuit, Iconosquare dan Later. Lewat tools tersebut, Anda bisa memantau performa lebih dari satu akun sosmed termasuk membuat jadwal posting dan menganalisa performa konten yang diunggah.

Dari data yang disajikan, Anda bisa melakukan monitoring performa konten berdasarkan periode upload, misalnya mana konten yang paling mendapatkan reach atau profile visit dalam kurun waktu 1 tahun, 6 bulan, 1 bulan hingga 7 hari terakhir.

Pada versi berbayar Anda bahkan bisa memantau performa konten lebih mendalam seperti melihat konten dengan engagement tertinggi, memantau performa IG story hingga menganalisa hashtag yang Anda gunakan.

Monitoring Tim Menggunakan To Do List

Cara ini sangat efektif bagi Anda yang memiliki sebuah tim pemasaran. Agar kinerja anggota tim terpantau secara mudah dan efisien, Anda bisa membuat to do list menggunakan berbagai platform digital.

Saat ini tersedia begitu banyak tools to do list berbasis online yang bisa Anda gunakan secara gratis maupun berbayar. Contoh yang paling populer adalah Trello dan Monday.com. Tools ini memang tidak menampilkan data, namun Anda bisa menggunakannya untuk memudahkan pendelegasian tugas dan laporan kerja dari anggota tim pemasaran.

Menggunakan sistem ini membuat Anda lebih mudah  melacak kinerja masing-masing anggota yang Anda pekerjakan. Tools ini juga bisa dipantau kapan pun dan di mana pun dari berbagai perangkat elektronik seperti laptop maupun ponsel.

Leave a Comment

× Chat Via Whatsapps