4-Alasan-Pentingnya-Maintenance-Software

Pernahkah anda bertanya mengapa vendor atau konsultan IT menawarkan jasa perbaikan software? Padahal anda baru saja membeli software tersebut. Bukankah software bisa langsung digunakan setelah jadi dan diinstall pada perangkat? Jika anda memiliki pertanyaan seperti ini, berarti anda berada di artikel yang tepat.

Layaknya perangkat keras atau hardware, software juga perlu maintenance secara berkala. Bukan hanya semata ada kerusakan. Tapi yang namanya perangkat lunak memiliki siklus yang dinamis. Perawatan diperlukan agar siap bersaing dengan sistem lainnya.

Jenis Maintenance Software Pada Konsultan IT

Jasa maintenance sistem ataupun konsultan IT biasanya menawarkan beberapa jenis maintenance software. Antara lain :

  • Maintenance Preventif

Seperti namanya, maintenance preventif adalah maintenance yang bertujuan untuk melakukan pencegahan. Mencegah terjadinya gagal sistem karena software rentan mengalaminya. Perbaikan ini bertujuan agar software tetap memiliki integrasi dan skalabilitas yang sesuai.

Yang dimaksud integrasi di sini adalah kemudahan menghubungkan software dengan software lainnya. Sedangkan skalabilitas adalah agar software bisa dikembangkan lebih besar lagi.

  • Maintenance Perfektif

Jika maintenance preventif bertujuan untuk tindakan pencegahan atas terjadinya gagal sistem, berbeda lagi dengan maintenance perfektif. Perbaikan perfektif ini bertujuan agar fitur software sesuai dengan apa yang diperlukan user.

Seperti menambah fitur atau menghapus fitur yang tidak dibutuhkan oleh pengguna. Dengan adanya maintenance perfektif ini, fungsi software untuk melayani user bisa lebih baik lagi.

  • Maintenance Adaptif

Berbeda dengan dua maintenance yang disebutkan di atas. Maintenance Adaptif bertujuan agar software bisa beradaptasi dengan teknologi di sekitarnya. Terutama teknologi bisnis pihak ketiga yang sedang berkembang.

Maka dari itulah maintenance adaptif lebih fokus pada perbaikan infrastruktur dan arsitektur di dalamnya. Vendor akan melihat apakah ada infrastruktur ataupun arsitektur software yang perlu dikembangkan atau tidak. Agar software bisa tetap terintegrasi pada software pihak ketiga, hardware yang digunakan, sistem operasi, dan kompatibel dengan sistem operasi versi terbaru.

  • Maintenance Korektif

Seperti namanya, maintenance korektif ini hanya akan dilakukan jika ada laporan kerusakan dari user. Kerusakan ini terjadi karena adanya bug yang muncul. Maintenance tersebut dilakukan agar fungsi software bisa lebih baik lagi.

Maintenance korektif ini jarang dilakukan jika user bekerja sama dengan vendor untuk melakukan maintenance preventif. Karena saat maintenance preventif ini segala kerusakan atau kemunculan bug bisa diketahui dan langsung ditangani.

Alasan Pentingnya Melakukan Maintenance Software Oleh Konsultan IT

Dari beberapa jenis maintenance software di atas, tentu anda sudah paham. Ternyata perbaikan software memang diperlukan agar fungsinya selalu baik. Berikut beberapa alasan penting melakukan maintenance software secara berkala :

  • Memperbaiki Error

Anda pernah menemukan software yang tiba-tiba error? Tidak berfungsi dengan baik. Atau salah satu fungsi fiturnya hilang secara tiba-tiba? Inilah yang dinamakan dengan bug.

Bug memang biasa terjadi. Tapi jika terus menerus hingga menyebabkan software tidak bisa digunakan, berarti memang ada yang perlu diperbaiki. Saat inilah anda perlu mengundang vendor atau konsultan IT untuk memperbaikinya.

Mungkin anda memang bisa memperbaikinya sendiri. Tapi ketahuilah bahwa bug terjadi tidak hanya kesalahan pada hardware saja. Tapi juga pada proses programnya. Sehingga membutuhkan penanganan oleh tim ahli yang menangani software tersebut.

  • Menambah Fungsi

Perkembangan teknologi dan bisnis akan terus berjalan. Inilah alasan lain mengapa perlu adanya maintenance software. Yaitu menambah fungsi atau fitur software agar bisa mengikuti perkembangan bisnis yang anda jalankan.

Seperti menambah beberapa fitur pembuatan laporan tambahan, fitur safety, atau fitur lain yang memang dibutuhkan untuk mendukung jalannya perkembangan bisnis. Termasuk juga fitur yang bisa terintegrasi langsung pada software pihak ketiga.

  • Menghapus Fitur yang Tidak digunakan

Tidak hanya menambah fitur saja. Maintenance juga dilakukan untuk menghapus fitur-fitur yang tidak digunakan. Lalu untuk apa dihilangkan jika awal pembuatan dulu diadakan.

Sebagian besar, user selalu meminta banyak fitur ketika awal pembuatan software. Tujuannya adalah agar mampu mengcover semua kebutuhan software untuk bisnis. Namun lagi-lagi, bisnis selalu mengalami perubahan. Entah itu perubahan menjadi lebih besar atau menjadi lebih ringkas dan efisien.

Di sinilah perlu adanya penyesuaian fitur software dengan bisnis. Setelah digunakan dalam kurun waktu tertentu, ternyata ada beberapa fitur yang memang tidak diperlukan lagi. Sehingga perlu dihapus agar sistem komputasi software lebih efektif dan efisien.

  • Meningkatkan Kinerja

Sama seperti hardware dan perangkat lainnya, semakin lama digunakan, software juga bisa aus. Karena data yang masuk akan semakin besar dan mempengaruhi kinerja software tersebut.

Inilah alasan terakhir sekaligus terpenting dalam melakukan maintenance software. Untuk meningkatkan kinerja maupun fungsi fiturnya. Dengan maintenance secara berkala, tim pengembang software akan melihat. Apakah kinerja dari perangkat lunak masih optimal atau sudah berkurang.

Tips Mencari Konsultan IT Untuk Maintenance Software

Sekali lagi, maintenance software harus dilakukan oleh tim ahli di bidangnya. Maintenance biasanya dilakukan oleh vendor yang membuat software tersebut. Agar proses maintenance bisa dilakukan dengan baik, anda perlu menemukan jasa pembuatan software yang berkompeten.

Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips menemukan jasa pembuatan software. Yang biasanya juga menyediakan jasa pembuatan aplikasi dan jasa pembuatan custom website :

  • Melihat Layanan yang disediakan

Antara jasa pembuatan software dengan satu dengan yang lainnya tentu memiliki pelayanan yang berbeda. Jika ada lebih dari satu pilihan, sebaiknya pelajari betul-betul layanan apa yang mereka berikan. Lalu pilihlah yang memang dibutuhkan untuk bisnis anda.

Dengan memilih yang sesuai kebutuhan, anda akan mendapatkan layanan yang memang anda perlukan. Termasuk juga layanan tambahan yang mungkin bisa anda dapatkan sebagai bonus.

  • Jangan Tergiur Harga Murah

Banyaknya konsultan IT atau jasa pembuatan software membuat persaingan semakin ketat. Banyak diantara mereka yang memberikan harga murah demi menggaet calon konsumen.

Tapi berhati-hatilah. Jangan tergiur dengan tawaran harga murah. Karena biasanya, harga murah memberikan kualitas yang murahan. Lebih baik lihat dulu bagaimana testimoni konsumennya. Semakin banyak testimoni positif, maka semakin profesional juga jasa yang diberikan.

  • Lihat Portofolio Perusahaan

Selain melihat testimoni, lihat juga portofolio perusahaan. Proyek software apa saja yang pernah dikerjakannya. Perusahaan apa saja yang pernah jadi kliennya. Semakin banyak portofolio yang dihasilkan, ini mengindikasikan bahwa dia memang layak untuk dipilih.

  • Memilih Developer Terbaik

Dan tips yang terakhir adalah dengan memilih developer terbaik. Yang bisa memberikan user experience kepada pengguna. Mengenai software yang praktis, fungsional, user friendly, dan mudah dilakukan maintenance. Dimana lagi kalau bukan Alfa Digital Solution.

Alfa Digital soluion merupakan perusahaan software terbaik. Yang menyediakan berbagai layanan digital untuk berbagai keperluan bisnis anda. Mulai dari aplikasi, website, sistem informasi Manajemen, ERP kecil, dan berbagai keperluan software lainnya.

Dengan berbagai pengalaman sebagai konsultan IT dan portofolio yang ada, Alfa Digital Solution akan memenuhi kebutuhan software dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik. Pastikan solusi terbaik kebutuhan software anda bersama Alfa Digital Solution.

Spread the love

Leave a Comment

8 + seven =

error: Content is protected !!
× Chat with us